

Beberapa pekan kebelakang dunia sempat dibuat takjub pada World Humanoid Robot Games 2026 di National Speed Skating Oval, Beijing, China. Lagi-lagi negeri Tirai Bambu tak henti-hentinya melahirkan inovasi di bidang teknologi yang sangat menawan. Robot Bernama Tiangong Ultra berhasil memecahkan rekor lari 100 meter tercepat dengan capaian waktu 8,64 detik. Catatan tersebut lebih cepat 0,94 detik dibandingkan rekor dunia oleh manusia yaitu Usain Bolt, yang mencatatkan waktu 9,58 detik dalam Kejuaraan Dunia Atletik 2009 di Berlin, Jerman.
Peningkatan tersebut membuat Tiangong Ultra mampu mempertahankan keseimbangan saat berlari dalam kecepatan tinggi.
“Ini merupakan kemajuan teknologi yang luar biasa. Robot humanoid mampu menjaga keseimbangan dan berlari dengan kecepatan yang tidak dapat dikejar manusia,” kata Profesor Ilmu Olahraga Chungnam National University, Korea Selatan, Jung Moon-hyun, mengutip Reuters.
Sementara di bidang yang sama, China juga sedang melakukan uji coba pengembangan teknologi kereta maglev berkecepatan ultra tinggi. Dalam sebuah uji coba, kereta maglev eksperimental berhasil melesat dari posisi diam hingga 800 kilometer per jam hanya dalam 5,3 detik. Kereta Maglev sendiri merupakan (singkatan dari magnetic levitation atau levitasi magnetik) adalah teknologi transportasi modern yang menggunakan prinsip elektromagnetisme untuk membuat kendaraan seperti kereta api melayang, bergerak, dan berhenti di atas rel tanpa kontak fisik langsung.
Kereta tersebut secara teori mengklaim mampu menempuh jarak setara Jakarta ke Jayapura dalam waktu sekitar lima jam. Jika mampu mempertahankan kecepatan itu dalam perjalanan sebenarnya.
Kecepatan berikutnya terdapat pada alat pemadam api otomatis bernama Sumato. Dengan adanya sumbu yang terkena api alat tersebut bekerja secara cepat dan otomatis untuk memadamkan api. Bahkan kecepatannya mencapai dua kali kecepatan Suara. Hanya butuh waktu 5 detik api mati total. Kecepatan dari Sumato bukan berarti berlaku hanya untuk satu tipe produk saja. Melainkan semua tipe baik dari SM 05, SM 10 dan juga SM 40.
Robot Humanoid, Tiangong Ultra membuktikan seberapa jauh teknologi motor dan kendali gerak robot telah berkembang sangat jauh. Sementara pengembangan Teknologi Maglev berpotensi menjadi salah satu fondasi sistem transportasi dan peluncuran berkecepatan ekstrem di masa depan. Dan Sumato sendiri adalah inovasi terbaik yang saat ini ada untuk menjadi solusi dari masalah kebakaran. Ketiga hal diatas mempunyai kekhasannya masing-masing. Kalau kamu, terkesan dengan yang mana?.
Referensi:
