PENTING !! Akun Instagram dan Facebook resmi @sumatoid & Sumato ID sudah tidak aktif, harap tidak melakukan transaksi melalui akun tersebut, segala bentuk kerugian di luar tanggung jawab kami, follow dan share akun baru Kami Instagram @sumato_official & Facebook Sumato IDN

Peristiwa Kebakaran dari Sudut Pandang Kesehatan, dan Pertolongan Pertamanya

Saat peristiwa kebakaran terjadi apa yang ada dibenak kita? yang paling utama adalah bagaimana cara menyelamatkan diri dan cara memadamkan api tersebut dengan cepat agar kerugian aset tidak begitu besar, namun faktanya kejadian ini tidak hanya memberikan dampak kerusakan aset. Bayangkan jika dihadapan kita baru saja ada banyak karyawan yang baru saja berhasil keluar dari gedung yang terbakar dan sebelumnya mereka sempat menghirup asap, lantas apa yang bisa kita lakukan? situasi ini banyak dialami oleh Masyarakat namun tidak banyak masyarakat yang tau cara pertolongan pertamanya, untuk  itu yuk kita bahas.

Dilansir dari alodokter_id ada dampak yang membahayakan kesehatan saat kebakaran terjadi, masih teringat dibenak kita yang pernah dikejutkan oleh kebakaran besar di sebuah gedung di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Kejadian ini menelan banyak korban jiwa, termasuk seorang ibu hamil dan janinnya.

Dari sisi kesehatan, kebakaran bukan cuma soal api, panas, dan ludesnya harta. Akan tetapi ada hal yang sangat berbahaya selain api, yaitu Asap kebakaran. Asap kebakaran pada umumnya mengandung zat kimia berbahaya seperti karbon monoksida (CO).

CO adalah gas tak berbau dan tak terlihat, saat terhirup manusia CO bisa masuk ke aliran darah dan menggantikan oksigen. Akibatnya, tubuh bisa kekurangan oksigen hanya dalam hitungan menit.

Maka dari itu, banyak korban kebakaran saat itu ditemukan pingsan bukan karena terbakar, akan tetapi keracunan CO, terutama ketika terperangkap di dalam bangunan. Gejalanya bisa muncul cepat, seperti pusing, sakit kepala, napas berat, sesak napas, sampai pingsan.

Saat terhirup dalam jumlah besar, CO bikin organ vital kekurangan oksigen, termasuk otak, sehingga korban sering kali tidak mampu menyelamatkan diri.

Namun seperti apa pertolongan pertamanya ketika mengalami keracunan karbon monoksida ?

Berikut ini yang bisa dilakukan:

  • Segera pindahkan korban ke tempat terbuka, agar bisa segera menghirup udara bersih lagi, yang tidak terkontaminasi CO.
  • Longgarkan pakaiannya, ini perlu dilakukan dikarenakan apabila korban menggunakan pakaian yang sempit menambah sensasi rasa sesak terutama di bagian dada.
  • Pastikan jalur napasnya tidak terhalang, misalnya korban wanita yang memiliki rambut panjang biasanya dalam kondisi seperti ini rambut bisa jadi penghalang dan menutupi area wajah, selain itu juga apabila korban sebelumnya sempat menggunakan kain pengikat untuk penutup hidung saat berusaha keluar evakuasi.
  • Jika memungkinkan, lakukan RJP (Resusitasi Jantung Paru) dalam bahasa Inggris dikenal sebagai CPR (Cardiopulmonary Resuscitation). Ini adalah prosedur darurat penyelamatan nyawa yang dilakukan untuk mengembalikan fungsi pernapasan dan sirkulasi darah pada seseorang yang mengalami henti jantung atau henti napas.
  • Cari bantuan medis secepatnya. Setelah kita melakukan pertolongan pertama, maka segeralah mencari bantuan medis secepatnya mengingat situasi kondisi korban sangat sulit dikontrol akibat dari seberapa banyaknya terpapar CO dalam tubuh, sehingga apabila kondisi semakin memburuk maka bantuan medis lah yang bisa segera menanganinya.

Semoga kejadian ini jadi pengingat bahwa asap bisa sama berbahayanya dengan api. Yuk, tetap waspada dan utamakan keselamatan. Kami turut berduka cita untuk para korban dan keluarga yang ditinggalkan.

Leave a Reply

PENTING !! Akun Instagram dan Facebook resmi @sumatoid & Sumato ID sudah tidak aktif, harap tidak melakukan transaksi melalui akun tersebut, segala bentuk kerugian di luar tanggung jawab kami, follow dan share akun baru Kami Instagram @sumato_official & Facebook Sumato IDN